Pembangunan Bendung Batangtoru Purbatua Taput Segera Dimulai?

Catatan : JA.Sitompul

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com– Rencana untuk membangun bendungan di Luat Pahae sudah sejak lama bergulir. Para tokoh masyarakat dan warga di kawasan itu sudah puluhan tahun lalu mengajukan kepada  Pemerintah agar membangun bendungan di kawasan Aek Namampar Sungai Batangtoru, selain untuk kebutuhan air ke persawahan penduduk setempat, juga dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi listrik dan budi daya perikanan air tawar.

Salah seorang warga Kecamatan Purbatua marga Pasaribu, mengungkapkan sudah hampir mencapai 50 tahun penantian warga Janjiangkola dalam penantian namun tak juga terealisasi. Sehingga masyarakat di Kecamatan Purbatua (Pemekaran dari Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) itu hampir tak percaya jika di tahun 2019 ini bendungan itu akan segera dibangun.

Ia mengakui, pernah  salah satu yayasan di Taput pernah berupaya membangun sarana irigasi ini, namun gagal dan sejak itu pihak manapun yang datang hanya sebatas survey saja.

Illustrasi: Rencana dan tahapan pembangunan bendungan. 

Begitupun masyarakat petani bertahun lamanya masih memada-madai kondisi ini, dan sepanjang waktu terus dambakan sarana irigasi yang lumayan mengairi ratusan hektare persawahan mereka, baik sekawasan Rodang, Desa janjinauli, Siunggas, Desa Robean dan sekitarnya. Ternyata tidak pernah ada keseriusan instansi terkait penanganannya.

Bahkan dengan gonta gantinya pun kepemimpinan nasional dengan silih berganti pula ratusan pejabat tinggi di Provinsi Sumatera Utara juga di Pemerintahan Kabupaten Taput, hingga saat ini keinginan warga petani di sana akan perbaikan irigasi hanyalah tinggal harapan.

Akibatnya warga kecewa dimana pemilik lahan yang sebelumnya diperuntukkan sebagai areal persawahan basah dialih fungsikan menjadi perkebunan dengan beragam tanaman keras, bahkan tidak sedikit yang dibiarkan menyemak, ironis dimasa inilah tidak sedikit tenaga produktif warga daerah ini meninggalkan kampung halaman untuk cari kerja ke berbagai kota (Urbanisasi).

Kini setelah di akhir kepemimpinan Jokowi sebagai presiden periode pertamanya. kembali terngiang Bendung Sungai Batangtoru di Kecamatan Purbatua akan dibangun dalam waktu dekat ini, artinya mungkinkah rencana pembangunannya pertanda kalau Janjiangkola dapat bangkit lagi sebagai lumbung beras seperti dulu.

Tentu kita juga harus menunggu karena khabar baik ini telah menunjukkan tanda- tanda positif yang dibuktikan datangnya Tim Balai Sungai Wilayah Sumatera II (BSWS II) yang dipimpin Kepala Balai Wilayah Sumatera II Roy Pardede, ST, MT didampingi Kadis PU Anggiat Rajagukguk audiensi ke Bupati Taput bertempat di Kanopi Rumah Dinas Tarutung (04/2).

Dalam pertemuan khusus itu Bupati Drs. Nikson Nababan, M.Si beserta tim BSWS II itu membahas tentang pembangunan Bendung Batangtoru yang lokasinya ada di Kecamatan Purbatua Taput.

Kesimpulan pertemuam itu telah menetapkan perencanaan ground breaking pembangunan Bendung Batangtoru yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2019 mendatang. Tentu dari pihak BSWS II diminta tidak mengurangi keseriusannya agar proyek lumayan besar itu berhasil.

Dan bila ini kenyataan diharap warga disini turut berpartisipasi untuk keberhasilan pembangunan Bendung Batangtoru. Dimana kehadirannya sudah jelas mengarah pada perbaikan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Selain itu debit permukaan sungai di daerah ini telah jauh berkurang, tentu karena resapan air hingga kehulu sudah didominasi rusaknya kawasan hutan. Itu artinya pihak-pihak pengelola hutan ini harus lebih tegas dalam pengawasannya agar Sungai Batangtoru tidak menjadi BENCANA dikemudian hari untuk generasi penerus kita. Semoga terwujud dan mari kita tunggu bersama (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: