ANJING PELACAK POLDASU CARI PEMBUNUH NENEK DERMINA TAPUT

Ket.Foto : Anjing pelacak dari Polda Sumut turut menyisir hutan Sigotom mengejar Pembunuh Nenek Dermina

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com- Setelah sepekan sejak perlakuan sadis terhadap oppung ( nenek ) Dermina hingga meninggal dunia di Desa Sigotom Julu Kecamatan Pangaribuan Tapanuli Utara (Taput) Sumut namun pelaku belum tertangkap.

Kini pihak aparat gabungan yang mencari pelaku BT (25) terpaksa melibatkan anjing pelacak yang khusus didatangkan dari unit Satwa Dit Samapta Polda Sumut untuk menyisir hutan Sigotom Julu yang diyakini tempat bersenbunyi pelakunya.

Selain itu informasi yang diperoleh PRESTASI REFORMASI.Com akhir-akhir ini menyebutkan bahwa warga Desa Sigotom tidak sedikit yang merasa takut untuk beraktifitas di lahan perladangan atau perkebunan mereka karena pelaku sadis itu masih belum tertangkap.

Untuk diketahui, tersangka BT yang kini terus dikejar aparat adalah pelaku pembunuhan terhadap Dermina Simanjuntak nenek berusia 75 tahun yang terjadi di Desa Sigotom Julu, Kecamatan Pangaribuan Taput, Jumat lalu (18/1) sekira pukul 00.15 WIB yang membuat geger warga sekitarnya.

Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Sutomo Simaremare kepada wartawan kalau rasa khawatir masyarakat itu dapat dimaklumi dan dia mengatakan, dengan terusnya tim gabungan melakukan upaya pencarian, bahkan melibatkan anjing pelacak akan bisa berdampak pada rasa nyaman warga petani disana untuk beraktifitas.

Dikatakan anjing yang dikerahkan ini nanti akan berperan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi jejak-jejak pelarian tersangka. Karena Selain menurunkan anjing pelacak pihaknya juga menurunkan personel tambahan khususnya dari intelijen ke lokasi pencarian.

Sutomo menegaskan, hingga kini pihak­nya masih terus melakukan proses pencarian dan pengejaran tersangka secara maksimal di kawasan hutan Pangaribuan yang diduga sebagai tempat persembunyian pelaku pembunuhan itu bersembunyi.

Oleh karena itu tim gabungan pencari BT akan terus bekerja maksimal untuk mengejarnya hingga dapat.” yang pasti, sampai saat ini kita masih terus melakukan pengejaran secara maksimal dan mudah-mudahan tersangka bisa segera ditangkap,” kata Sutomo Simaremare.(Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: