Kakanwil DJBC Khusus Kepri Dinilai Cepat Tanggap

Karimun, PRESTASI REFORMASI.Com – Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri akan melakukan investigasi internal untuk Unit kepatuhan internal dan P2  terkait dugaan penyalahgunaan jabatan dari oknum di Bea Cukai Karimun.

Investigasi dilaksanakan, terkait salah satu pengusaha di Tanjung Balai Karimun bernama Ahong telah merusak segel Bea Cukai tanpa ada petugas yang berwenang, dan sudah sering terjadi tetapi tidak ditindak lanjuti.

Terkait hal yang merugikan Negara ini, Djufrizal Sekretaris Laskar Merah Putih dan termasuk Anggota Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara mengatakan ada dugaan penyalah gunaan jabatan dari Bea dan Cukai Karimun, tanpa ada petugas yang berwenang.

Ini sering kali terjadi dan tidak ditindak lanjuti oleh pihak terkait di Gudang milik Ahong Jalan Sungai Raya Meral Karimun. Hal ini jelas telah melanggar undang – undang Kepabeanan dan perlu dikenakan sanksi dengan pasal 57 (merusak segel/ tanda pengaman barang ).

Kasus yang merugikan negara ini, langsung ditanggapi Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto.

Dalam kasus yg merugikan negara ini, Agus menegaskan “Setiap orang yang tanpa izin membuka, atau melepas, atau merusak kunci, segel tanda pengaman sebagai mana diatur dalam undang undang ini dapat dipidana 1 tahun penjara dan paling lama 2 tahun penjara, serta dibebani denda Rp. 75.000.000.00, dan paling banyak Rp. 750.000.000.00!”

Agus Yulianto kepada awak media mengatakan terimakasih atas informasi nya dan selanjutnya akan segera ditindak lanjuti secepatnya.

“Dengan adanya informasi ini Kepala Kanwil DJBC akan melakukan investigasi internal untuk Unit kepatuhan internal dan P2, namun hasilnya belum sampai ke saya “paparnya. (Yuliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: