Polisi, TNI dan Masyarakat Sisir Hutan Pangaribuan

Taput, PRESTASI REFORMASI.Com– Dua hari setelah kasus pembunuhan nenek 75 tahun, Dermina boru Simanjuntak di Desa Sigotom Julu Kecamatan Pangaribuan Tapanuli Utara, ternyata pelaku yang masih tetangga korban belum ditemukan.

Informasi yang diperoleh PRESTASI REFORMASI.Com, baru-baru ini, menyebut kalau pelaku pembunuhan diduga keras adalah pemuda sekampung korban berinisial BT umur 25 tahun penduduk Sigotom julu Kecamatan Pangaribuan Taput.

Bahkan dalam peristiwa yang menggemparkan Taput itu disebut melukai tiga cucu korban NoT (9), YT (5) dan satu di antaranya terhindar dari perkosaan pelaku yaitu F boru T (14).

Petugas Polres Taput dibantu personel TNI dari Koramil dibantu warga menyisir kawasan hutan untuk memburu pemuda BT, yang berhasil kabur dari jendela usai membunuh Dermina dan mencoba memperkosa F yang memberontak dan melakukan perlawanan.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen MPsi melalui Kasubbag Humas Aiptu Sutomo MS kepada wartawan mengatakan, sejak peristiwa pembunuhan Jumat lalu (18/1/2019) hingga saat ini, Senin (21/1/2019), polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Bahkan Tim Khusus dari Sat Reskrim Polres Taput telah diterjunkan untuk memburu pelaku yang dibantu TNI bersama warga setempat, karena pelaku masih diyakini berada di Pangaribuan yang telah dilakukan pengawasan ketat, baik dipintu masuk dan keluar daerah ini.

“siang dan malam tim gabungan yang diperlengkapi senjata ini terus menyisir kawasan hutan dan beberapa titik yang dicurigai terus diawasi, karena kawasan ini diduga tempat pelaku masih bersembunyi, oleh karena itu kepada pelaku diimbau menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya” kata Sutomo. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: