Ada Call Center Dan Tehnisi Yang Standby

PDAM Mual Natio Taput Harus Mampu Atasi Keluhan Konsumen

Tarutung,PRESTASI REFORMASI.Com-
Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tapanuli Utara ( Taput ) rapat kerja pembinaan sekaligus pengawasan di Balai Data Kantor Bupati Tarutung, Jumat (18/1).

Dalam kaitan itu Bupati Taput yang didampingi Sekretaris Daerah Edward R. Tampubolon dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Osmar Silalahi terlebih dahulu mendengarkan paparan yang sampaikan oleh 3 (tiga) Direktur Utama BUMD, yaitu Sahat DT Sitompul Perusda Industri dan Pertambangan, Lamtagon Manalu PDAM Mual Na Tio dan Jan Piter Lumbantoruan dari Perusahaan Daerah (Perusda) Pertanian.

Paparan para Dirut BUMD milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan laporan capaian kerja Tahun 2018 serta rencana program kerja Tahun 2019.

Dalam arahan Bupati menekankan pentingnya perbaikan managemen perusahaan agar mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi selama ini serta menjelaskan langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh masing-masing Perusda.
“Pada prinsipnya, tujuan pendirian perusahan adalah untuk memperoleh keuntungan sehingga perlu dilakukan kajian, evaluasi dan analisa secara akademik terhadap kondisi perusahaan agar kita mampu mengatasi permasalahan-permasalahan.

Perusda harus mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan sehingga beberapa tahun kedepan mampu mengembalikan penyertaan modal yang diberikan oleh Pemerintah.

” Secara logika, saya tidak melihat kemungkinan Perusda akan merugi,” ucap Bupati.

Modal utama dalam menjalankan perusahaan adalah kejujuran, bangun kepercayaan namun curiga jalan terus (dalam arti positif). Demikian juga Dewan Pengawas BUMD harus lebih aktif dalam melakukan pemeriksaan.

“termasuk penyampaian laporan kerja setiap bulan agar kita memperoleh bahan pertimbangan terkait pengembangan perusahaan untuk melakukan pembinaan profesionalisme,” tambah Bupati.

Kepada seluruh BUMN, Bupati yang juga selaku Kuasa Pemegang Saham meminta seluruh lini lebih fokus untuk mengembangkan Perusahaan PDAM Mual Na Tio, Bupati menekankan perlunya ‘call centre’ dan teknisi yang ‘standby’ sehingga dapat secepat mungkin mengatasi keluhan konsumen termasuk pembayaran melalui ‘billing system’.

“Dibutuhkan SDM yang memiliki kinerja yang serius karena kita sudah memiliki sumber air dengan debit yang berlimpah. Rohnya PDAM itu ada pada saat mampu mengatasi pengaduan masyarakat karena air menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Seluruh direksi dan jajarannya harus mampu membuktikan kalau Tapanuli Utara bangga menempatkan anda pada posisi jabatan anda,” tegas Bupati.

Pada rapat tersebut, hadir juga beberapa pimpinan OPD/mewakili yang berkaitan dengan ke 3 BUMN tersebut. (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: