Fenomena Alam di Labura Meresahkan Masyarakat

 

Sungai Gunting Saga yang hampir setiap hari meluap akibat curah hujan yang tinggi di hulu sungai. (Foto: Saiful/Usman)

Labura, PRESTASI REFORMASI.Com — Musim hujan yang berkepanjangan, hingga membuat daerah aliran sungai (DAS) di daerah Gunting Saga meluap kemana mana. Akibatnya, air bersebaran pada tempat tempat yang rendah sehingga melimpah.

Aktifitas warga yang sehari harinya sebagai petani perkebunan sawit pun terganggu untuk memanen hasil perkebunannya. Penyebabnya, genangan air yang cukup besar di bawah tanamam pohon sawit warga. Sebagian warga menggunakan sampan yang terbuat dari drum bekas untuk mengangkut hasil panen sawitnya.

Pesta hajatan yang terpaksa dipinda tempatkan karena luapanb air hingga ke pemukiman. (FotoLSaiful/Usman)

Kejadian seperti ini sudah berlangsung hampir seminggu ini. Yang paling parahnya lagi, ada warga yang melaksanakan hajatan pesta terpaksa dipindah tempatkan akibat tempat yang disiapkan sedini mungkin telah di genangi air. Bahkan salah satu warga yang meninggal dunia terpaksa dikubur ke kampung sebelah akibat tanah wakafnya tergenang air lebih dari 1 meter. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak dapat berbuat banyak. Akibat debit air yang melimpah dari hulu ke hilir yang tak tertampung di hilir membuat debit air naik kembali. Kejadian ini diperkirakan bila dalam seminggu ini curah hujan di hulu tetap terjadi mungkin jalan Lintas Sumatera bisa tergenang air.

Hingga berita ini di turunkan Sabtu (15/12) keadaan di lapangan masih tetap seperti biasa. Warga berharap semoga keresahan mereka cepat berakhir. Dan diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten dan  yang terkait dapat membantu mengantisipasi terjadi kondisi membahayakan warga sedini mungkin. (Saiful/Usman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: