Radio Citra Kisaran Nada FM Sarana Hiburan Idola Masyarakat Asahan

Teks foto: Nasrul Lubis/Bagus ketika mewawancarai Mas Awal di Studio Radio Citra Kisaran.

Catatan: Nasrul Lubis/Bagus, Kabiro Prestasi Reformasi Asahan

Radio Citra Kisaran Nada FM ini mengudara sejak tahun 1973 yang sebelumnya masih bernama Radio TOYOSI AM Kisaran. Alamat Jalan, Syech Hasan No.8 A Kisaran, dengan  personil siaran, 1. Mas Awal. 2. Mbak Tari. 3. Mas Dedeth. 4. Mbak Emma.

Penyiar Radio yang punyak banyak Fans ini juga emak-emak, bagi pendengar setia Radio Citra Kisaran Nada FM terutama di kota Kisaran sekitarnya barangkali masih mengenali suara serak-serak banter pemilik nama beken di radio ” Mas Awal “.

Karena itu, tidak guna heran nama penyiar-penyiar beken stasiun Radio pada jamannya punya banyak penggemar.

Mas Awal kini hampir 14 tahun kiprahnya jadi pemandu siar. Bagi mas Awal menjadi penyiar merupakan perjalanan hidup yang tak akan terlupakan.

Penyiar kelahiran asli anak Kisaran ini 8 Oktober 1977 tepatnya 41 tahun silam, Program yang di pandunya setiap hari yaitu, dari Pagi Jam 07.00 – 08.00 WIB, Nuansa Pagi ( Lagu-lagu Kenangan ). Jam 08.00 – 10.00 WIB, Music Teman Kerja ( Live By Telephon ). Jam 10.00 – 11.00 WIB Play-List ( Lagu-lagu Manca Negara, via SMS 0813 6236 5645 )
Hal itu terungkap saat berbincang-bincang dengannya di Studio Radio Citra Kisaran Nada baru-baru ini.

Tekun didunia siaran sebagai pemandu acara radio, membuat mas Awal semakin dikenal masyarakat lewat ciri khas penyampaian yang ia bahasakan pada pendengar.

Tidak banyak orang memang mempunyai talenta sebagai Master of Ceremony ( MC ) sadar akan kemampuan yang dimilikinya, dalam sehari mas Awal menghabiskan 4-5 jam sehari mengudara demi menyapa pendengarnya.

Masuk dalam katagori penyiar ngetop lokal di kota Kisaran membuat ia kewalahan setiap hari untuk meladeni para pendengar dan penggemarnya, tidak sedikit dari mereka datang dan menunggu di luar studio agar dapat bertemu dengan penyiar pemilik suara seksi itu.

Yang paling mengenakkan kalau ada penggemar yang datang suka membawa buah tangan, seperti buah-buahan atau makanan, ” ujarnya sambari bercanda.

Kadang-kadang itulah bang, ada yang namanya “Cinta Kelapo.. Dia Cinta Awak Tak Apo-apo, ” seloroh penyiar yang gemar berpakaian Kaos ini.

Kendati demikian ia tidak dapat mengelak jodoh untuk menikahi dan meperistri seorang tambatan hatinya “Nurhayati ” yang juga merupakan salah seorang penggemarnya sendiri saat menjadi penyiar di Radio Citra FM Kisaran.

Seiring berjalannya waktu, sejak era reformasi berbagai televisi swasta bermunculan dan mulai menggeser peran radio sebagai media informasi dan hiburan masyarakat.

Memang tidak mudah mempertahankan eksistensi radio di era pesatnya teknologi informasi terutama internet. Radio sebagai media senior yang lebih tua dari televisi dan internet juga mempunyai banyak keunikan dan nostalgia yang tidak ditemukan pada media lainnya.

Sampai kini Radio Citra FM kisaran, Alhamdulillah.. masih punya banyak minat pendengar dan penggemarnya, umumnya di wilayah Kabupaten Asahan, khususnya di Kota Kisaran ****

Mas Awal sedang on air, kini hampir 14 tahun kiprahnya jadi pemandu siar. Bagi mas Awal menjadi penyiar merupakan perjalanan hidup yang tak akan terlupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: