Kepsek Al-Ittihadiyah Teladan Tolak Dikonfirmasi Wartawan

Diduga Gelembungkan Jumlah Siswa Dana BOS

Medan, PRESTASI REFORMASI.Com — Kepsek Swasta Al-Ittihadiyah Teladan yang beralamat di Jalan Gedung Arca No.55 Kecamatan Medan Kota menolak wartawan ketika akan dikonfirmasi. Penolakan ini dialami dua wartawan saat ingin konfirmasi tentang dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Selasa (16/10/2018) yang diduga terindikasi penggelembungan jumlah siswa.

Dra. Suriani Lumbangaol selaku kepala sekolah menolak kehadiran wartawan dengan dalih harus ada surat tugas untuk konfirmasi dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Saya tidak mau menerima kalian konfirmasi kalau tidak ada surat tugas untuk konfirmasi dari Dinas Pendidikan,” ujarnya dengan arogan.

Dengan nada sombong, Suriani juga mengatakan kalau keluarganya juga wartawan dan wartawan terkenal di kota Medan ini.

Baca juga di Edisi Cetak: NOMOR 548, EDISI 1- 9 NOPEMBER 2018/TAHUN KE-19

“Saya juga keluarga wartawan. Kalau saya sebut siapa keluarga saya yang wartawan, nanti kalian terkejut,” ucapnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas kota Medan Drs. Ramlan Tarigan ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, mengatakan tidak perlu ada pakai surat dari dinas pendidikan jika wartawan ingin konfirmasi ke kepala sekolah.

“Kalau mau konfirmasi ke kepala sekolah gak perlu pakai surat dari saya,” katanya melalui pesan Whats App kepada wartawan.

Tindakan yang dilakukan Kepala sekolah Al – Ittihadiyah Teladan ini sangatlah disayangkan, karena perbuatan ini sudah melanggar undang – undang Nomor 40 Tahun 1999 di pasal 4 ayat 3.

“Siapa yang menghalang – halangi tugas wartawan untuk mendapatkan informasi bisa dikenakan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda Rp.500 juta,” seperti tertuang di Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1. ( C.nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *