Cegah Banjir, Pemkab Taput Turunkan Alat Berat

Tarutung, PRESTASI REFORMASI,Com — Sejak awal Oktober tahun ini intensitas hujan cukup tinggi di Kabupaten Tapanuli Utara ( Taput ), sehingga Bupati Drs Nikson Nababan, M.Si memerintahkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera tangani beberapa lokasi yang berpotensi sebabkan banjir.

Untuk itu Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup menurunkan alat berat membersihkan parit, dengan gotong royong bersama masyarakat, seperti di lokasi pemandian air panas Sipoholon dan beberapa tempat lain, (Jumat, 19/10).

“Pada kesempatan tersebut, Kadis PUPR Anggiat Rajagukguk, Kadis Lindup Benhur Simamora, Kabag Pembangunan Ramly Simamora, Camat Sipoholon David Nainggolan, Kasdim 0210/TU Mayor Keles Sinaga dan Danramil Alfen Silalahi turut serta dalam gotong royong bersama masyarakat”, kata Volmer Silalahi dari Kabid Pemberitaan Humas Pemkab Taput.

Sementara Kadis PUPR mengatakan, bahwa upaya yang dilakukan saat ini adalah membersihkan parit terutama mengangkat sampah plastik dan pasir dari parit menggunakan alat ekskavator mini dengan mobil Damkar yang melibatkan warga untuk gotong royong bersama TNI/Polri serta seluruh Pegawai Kantor Camat Sipoholon.

Anggiat Rajagukguk juga menjelaskan, karena begitu besarnya curah hujan ditambah sedimen dari air panas sehingga volume endapan di parit cukup banyak yang mengakibatkan meluapnya air hingga ke jalan raya.

“Penanganan ini butuh pemeliharaan terutama peran serta dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masing-masing. Dan yang sangat Perlu untuk diketahui masyarakat agar ada ruang kosong di atas parit sehingga alat dapat bekerja dengan maksimal, dan sebaiknya plat beton tidak dibuat pemilik rumah secara permanen agar dapat dibersihkan secara rutin,” imbau Rajagukguk.

Khusus luapan air yang masi banyak ditemui maka dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan dengan masyarakat untuk mencapai solusi konkrit mengatasi meluapnya yang berakibat genangan air di jalan raya yang jelas mengganggu pengguna jalan yang bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sipoholon mengatakan akan terus melakukan sosialisai dan juga gotong royong bersama lurah dan masyarakat serta mengusulkan pembuatan parit pada beberapa titik.

Pada saat yang bersamaan, Pemkab Taput melalui Dinas Lingkungan Hidup juga melakukan pembersihan parit-parit di lokasi sekitaran Pasar Tarutung. Hal ini untuk mengatasi banjir yang sering mengganggu aktivitas pekan, bahkan mengeluarkan bau busuk yang timbul akibat musim hujan ini (Jas).

Aktivitas OPD dan warga dengan mengerahkan Alat berat menggali dan membersihkan parit (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: