Jadi Polisi Santri Kapolres Langkat Berikan Pesan Kamtibmas

Langkat, PRESTASI REFORMASI. Com–Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, AKBP H Dedy Indriyanto, menjadi santri di masjid Al Ikhlas Desa Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang selama tiga hari sekaligus melaksanakan safari kamtibmas.

Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Dedy Indriyanto, di Stabat, Senin, mengatakan kalau selama ini yang menjadi santri masjid adalah perwira dan bintara di Mapolres Langkat, sekarang ini gilirannya.

Selain dirinya, turut juga yang menjadi santri masjid adalah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Langkat AKBP Dr H Ahmad Zaini, Ketua MUI H Ahmad Mahfuz, dan beberapa Pejabat Utama Polres Langkat.

Dedy Indriyanto menjelaskan selama menjadi santri, dirinya akan berbaur langsung dengan masyarakat diseputaran masjid, untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, belajar ilmu agama, maupun juga melaksanakan sholat secara berjamaah dengan warga.

“Program santri masjid ini sudah dilaksanakan sejak dirinya dipercayakan menjadi Kapolres di Langkat,” katanya.

“Terbukti program ini memberikan dampak positif buat masyarakat karena polisi langsung berinteraksi dan mendengarkan keluhan, harapan, maupun juga laporan mereka terhadap kamtibmas,” sambungnya.

Polisi santri yang diterjunkan Polres Langkat sekarang ini sudah mencapai ratusan orang, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kemajuan Langkat, kedepannya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Langkat AKBP Ahmad Zaini menjelaskan program polisi santri ini sangat menyentuh langsung kepada masyarakat, sehingga pihaknya sangat menyambut positif, untuk ikut berpastisipasi.

“Kita akan sampaikan nantinya bagaimana bahayanya narkotika, sehingga diharapkan kedepan akan muncul generasi muda yang tangguh dan mampu menjadi benteng terdepan menghalau setiap peredaran narkotika di wilayahnya,” katanya.

“BNN sangat peduli terhadap bahaya narkotika, untuk itulah polisi santri ini juga salah satu satu bagian dari penyelamatan anak bangsa dari pengaruh narkotika, agar bisa langsung disampaikan ditengah-tengah jemaah masjid, maupun warga sekitarnya,” ungkap Ahmad Zaini. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *