Puluhan Warga Desa Tanjung Gunung Demo Menuntut Pembongkaran Ternak Ayam Yang Mengganggu Aktivitas Warga

Langkat,PRESTASI REFORMASI. Com–Dengan mengendarai 2 mobil Pick Up dan membawa bendera merah putih, puluhan warga Desa Tanjung Gunung Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat,  Sumatera Utara, menggelar aksi demo di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, di Stabat, Senin (15/10), sekira pukul 10.30 wib.
Aksi demo tersebut dilakukan, karena adanya kandang ayam ilegal, yang menyebabkan bau busuk,  dan banyaknya lalat bertebangan kepemukiman warga.
Lalat juga mengerumuni para warga,  sehingga warga susah bernapas, ditambahlagi adanya warga yang sudah terserang penyakit akibat lalat yang bersumber dari kandang ayam.
Puluhan warga tersebut meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat,  segera membongkar kandang ayam ilegal,  pada hari ini juga.
“Kami minta hari ini juga kandang ayam yang berada di Dusun I dan Dusun II segera di bongkar,” sebut Rasmita Boru Surbakti, Ana Boru Sembiring, serta Patut Ginting, dan Noting Surbakti.
Diketahui sebelumnya, kandang ayam yang diminta di bongkar tersebut diantara milik Beres  Tarigan dan Pasti Tarigan, yang berada di Dusun I dan Dusun II Desa Tanjung Gunung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kabid Bidang Pencemaran, Abdi Yusuf Lubis, dan Kasi PPLH Meilia Rosa, mengatakan kepada masyarakat, agar bapak ibuk untuk bersabar,  dikarenakan Kepala Dinas sedang tidak berada dikantor, dan persoalan ini akan dirapatkan dulu.
Dan permasalahan ini, kata Abdi Yusuf Lubis, Meilia Rosa, akan di musyawarah untuk pembentukan tim, baru turun kelokasi peninjauan kelapangan.
Mendengar hasil dari rapat pihak Dinas Lingkungan Hidup Langkat, bersama perwakilan warga Desa Tanjung Gunung.
Wargapun berkomentar lagi, dan mereka mengatakan, harus di bongkar hari ini juga.
Jika tidak di bongkar hari ini juga,  warga akan menggelar aksi mogok tidak pulang kedesa mereka. Bahkan mereka akan mengancam kandang ayam akan dibakar massa.
” Kami tidak akan pulang,  jika kandang ayam tersebut tidak di bongkar,” bebernya warga, sembari mengatakan, kami sudah capek menunggu sabar, sementara di Lingkungan Hidup ini, dinilai Lamban, dan belum ada sikap untuk pembongkaran kandang Adam tersebut.
” Camat sudah menyurati Dinas Lingkungan Hidup,  akan tetapi belum ada keputusan sampai satu bulan lamanya, ungkapnya warga, dan mempertanyakan kenapa belum ada tindakan dari Dinas Lingkungan Hidup, Justin tidal adanya tanggapan sari Lingkungan Hidup,  makanya kami menggelar aksi demo.
Camat Sei Bingai,  Asnawati S.Sos mengatakan, pihaknya sudah memanggil pengusaha, namun tidak bersedia hadir.  Kita juga sudah melayangkan surat penghentian ternak ayam kepengusaha, namun tidak direspon oleh mereka.
Bahkan kita sudah melaporkan dan menyurati Dinas Lingkungan Hidup sudah 1 bula lebih,  namun belum ada respon dari dinas tersebut,  sihingga warga marah,  dan melakukan aksi demo mendadak ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup ini.
Hal senada juga dikatakan Kades Tanjung Gunung, Jhoni Surbakti. Berdasarkan dari laporan warga, saat ini, ayam didalam kandang diperkirakan sudah berisi berkisar 7.000 am ekor di Dusun l,  begitu juga di Dusun ll Tanjung Gunung,  juga ada 7.000 ekor ayam.
” Masyarakat sangat marah ke kita, karna jarak kandang ayam berjarak 10 meter dari pemukiman penduduk.
Begitu juga di Dusun ll, ternak ayam  juga berdekatan dengan kantor Desa dan Sekolah. Dampak adanya kandang ayam, juga mengeluarkan bau busuk dan lalat berterbangan kepemukiman penduduk.
” Kami ini sempat dituding tidak peduli kepada masyarakat, “sebutnya Jhoni, sembari berharap kasus permasalahan ini harus diselesaikan dengan segera. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *