Bupati Bungo Sambut Kunker Kapolda Jambi

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Bupati H Mashuri bersama Kapolres Bungo sambut Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS di ruang Utama Kantor Bupati Bungo, Selasa (25/09/2018).

Adapun kedatangan Kapolda ini dalam rangka kunjungan kerja sekaligus silahturahmi dan diskusi pemilu damai di Kabupaten Bungo.

Tampak hadir pada acara tersebut, selain Bupati dan Kapolres Bungo juga ada unsur Forkopimda, para Kapolres di wilayah barat Provinsi Jambi, para Kepala OPD, Ketua KPU beserta anggota, Ketua Banwaslu beserta anggota, para Pimpinan Parpol, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah,  Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, para Camat serta undangan lainnya.

Bupati Bungo H Mashuri dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda Jambi, H.Muchlis di Kabupaten Bungo “Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo, kami mengucapkan selamat datang atas kedatangan bapak Kapolda untuk bersilaturrahim di Kabupaten Bungo,” ujar Mashuri.

Bupati Mashuri mengatakan, Kabupaten Bungo sampai saat ini dalam keadaan aman. Walaupun beberapa waktu lalu mengalami kebakaran semak belukar di sekitaran Bandara. Namun itu sudah dapat diatasi.

Sementara itu Kapolda Jambi, Muchlis, pada kesempatan tersebut meminta kepada semua yang hadir untuk berkomitmen agar pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Bungo berjalan dengan demokratis, sejuk, aman dan damai.

“Jangan karena pilihan berbeda, kita merusak persaudaraan serta kehidupan berbangsa dan bernegara”  pintanya.

Selanjutnya Kapolda mengingatkan bahwa saat ini sudah sangat canggihnya perkembangan teknologi informasi.  Informasi saat ini mudah sekali didapat dan cepat menyebar tanpa halangan waktu dan tempat.  Salah satu media yang sangat dekat dengan masyarakat adalah media sosial (medsos).  Untuk itu kapolda mengatakan agar dalam bermedia sosial, bermainlah secara cerdas dan bijak.

“Untuk itu dalam menggunakan media sosial, perhatikan betul, baca betul sebelum disebarkan lagi, karena itu dapat menyebarkan fitnah serta menyebar kebencian. Kalau tidak bermanfaat,  tidak perlu disebarkan lagi. Oleh karena itu, salah satu cara yang harus kita lakukan adalah, gunakan media sosial secara cerdas dan bijak,” tambahnya.

Kapolda juga meminta kepada jajaran pemerintah daerah, Polri, TNI, KPU, Banwaslu, Parpol, dan masyarakat untuk bersinergi mensukseskan kegiatan pemilu yang demokratis, sejuk, aman dan damai.

“Mari kita gelorakan terus di tengah-tengah masyarakat tentang pemilu yang demokratis, sejuk, aman dan damai melalui setiap pertemuan dengan masyarakat, melalui media online, melalui media sosial maupun media mainstream. Sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang mengandung ujuran kebencian dan berita bohong yang dapat merusak kita semua dalam berbangsa dan bernegara” pungkas Kapolda. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *