Ibu Buang Bayi, Polres Taput Lakukan Rekonstruksi

Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com – Imel Hutabarat (43), tersangka pembuang bayi kandung sehabis dilahirkan, direkonstruksi oleh aparat Polres Tapanuli Utara (Taput), Sumut, Selasa (2/10/2018).

Rekonstruksi tersangka pembunuhan bayi tersebut berlangsung di TKP Jalan DI Panjaitan, Tarutung. Sebuah kolam belakang Salon Ria jadi saksi bisu pelaksanaan rekonstruksi yang dihadiri oleh Kasat Sabhara AKP D Sinaga, KBO Sat Reskrim Ipda Arifin Purba bersama sejumlah anggota Polres Taput, disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum dan pengacara tersangka Imel Hutabarat serta warga sekitar.

Dalam rekonstruksi sebanyak 16 adegan itu terungkap, diawali pada Senin (16/7/2018) sekitar pukul 23.30 Wib , tersangka berdiri di pintu dan pergi ke kamar mandi lalu setengah jongkok. Pada saat tersangka jongkok, bayi yang ada dalam kandungannya terjatuh.

Kemudian tersangka melihat pisau silet yang terletak di lantai kamar mandi. Diambil untuk memotong tali pusar bayinya mulai dari alat kelamin tersangka. Setelah itu, tersangka membuka baju yang dipakainya untuk digunakan menggendong bayi sekitar 15 menit dan tersangka mengambil kantongan plastik dekat pintu kamar mandi dan memasukkan bayi kedalam kantongan itu.

Tersangka lalu keluar dari dalam kamar mandi dengan menenteng kantongan plastik berisi bayi menuju sebuah kolam di belakang Salon Ria.
Tersangka mengeluarkan bayi dari dalam kantongan plastik dan melemparkan bayi ke dalam kolam

Selanjutnya ibu tegas ini masuk kembali ke dalam rumah terus ke kamar mandi dengan membawa kantongan plastik untuk membersihkan tangan, baju dan merendam pakaian bekas bungkusan bayi.

Pada hari berikutnya, seorang saksi Talupan Lumbantobing, melihat rendaman kain dan beberapa warga melihat mayat bayi terapung di kolam tersebut. Saat itu juga sejumlah petugas Polres Taput kemudian menuju TKP untuk melakukan olah TKP.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi, melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno mengatakan, Rekonstruksi terhadap Imel Hutabarat (43), tersangka kekerasan terhadap anak dan atau seorang ibu yang dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya, telah selesai dilakukan.

” Dari hasil pengakuan tersangka, dia melakukan itu karena takut ketahuan bahwa dia sudah melahirkan anak. Untuk proses hukum selanjutnya, tersangka ini sudah kita amankan,” jelas AKP Hendro Sutarno.

Diberitakan, pada Kamis (19/7/2018), sekira pukul 15.00 WIB, mayat bayi yang diduga baru dilahirkan, ditemukan warga mengapung di sebuah kolam di belakang Salon Ria di Jalan DI Panjaitan Tarutung, Taput, Sumut. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polres Taput. Setelah dilakukan penyelidikan kasus terungkap dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: