Periode Juli 2018, Produktivitas B/M Petikemas BICT Naik 52 %

Belawan, PRESTASI REFORMASI.Com — Kinerja operasional terminal petikemas Pelindo I Indonesia Gateway Belawan International Container Terminal (BICT) periode Juli 2018 meningkat tajam di berbagai lini pelayanan. Pertumbuhannya tercatat sebesar 52,83 persen di sektor trafik petikemas dalam hitungan box dibanding Juni 2018.

General Manager Pelindoa I Indonesia Gateway BICT Aris Zulkarnain melalui Asmen Hukum dan Humas Tengku Irfansyah,S.H menyebutkan, trafik peti kemas dan volume tonase tersebut terakumulasi atas kunjungan kapal sebanyak 52 call.Berdasarkan data trafik peti kemas yang dimunculkan pihak BICT, jumlah lalu lintas petikemas impor dan ekspor tercatat 41.101 box (53.325TEU’s) dengan jumlah tonase 742.187 ton.

Volume tonase yang terakumulasi dalam periode Juli itu meliputi Arus Barang Impor sebanyak 287.650 ton. Itu di antaranya, pupuk 55.972 ton, makanan ternak 34.144 ton, chemical 26.489 ton, besi 22.165 ton, plastik 19.;091 ton, pecah belah 18.538 ton, kacang 7.509 ton, fresh fruit 7.120 ton, spare part 5.617 ton, karet 5.363 ton, rempah rempah 5.270 ton, rokok 3.285 ton,. elektronik 3.107 ton, general cargo 2.531 ton, dan mesin 2.218 ton.

Komoditi Primadona Eskpor sebanyak 454.537 ton—di antaranya: chemical 66.2167 ton, palm oil 64.135 ton, karet 60.955 ton, minyak 33.131 ton, sabun 26.359 ton, kayu 19.625 ton, general cargo 17.579 ton, kertas 14.572 ton, bahan makanan 12.224 ton,pecah belah 11.233 ton, kopi 8.050 ton, kacang 8.021 ton, kelapa 7.171 ton, . ban 5.177 ton, dan other 39.034 ton.

Pertumbuhan yang sangat memuaskan dalam periode Juli 2018 ini tercatat jumlah kunjungan kapal sebanyak 52 call. Ini meningkat 16 call (44,44 %), Jumlah trafik petikemas impor-ekspor sebanyak 41.101 box ini terbilang meningkat 14.208 box (52,83 persen) dengan hitungan TEU’s naik 18.178 TEU’s (51,71 %), dan tonase naik 173.106 ton (61,60 %).

Dengan diplomatis Tengku Irfansyah menyebutkan, seiring transformasi yang dilakukan BICT, pencapaian kinerja operasional terminal petikemas terkemuka di Pulau Andalas ini pada awal Semester II/2018 meningkat tajam dengan pencapaian rata-rata 42,41 Box/Ship/Hour (B/S/H) yang sebelumnya 35 B/S/H. Pertumbuhann Turn Round Time (TRT) pun dapat digenjot menjadi rata-rata 1,37 hari.

General Manager Pelindo 1 Indonesia Gateway BICT Aris Zulkarnain, baru-baru ini menyebutkan, dalam memberikan pelayanan jasa kepelabuhanan kepada pengguna jasa pihaknya selalu berupaya untuk melakukan transformasi pada semua sektor.

Transformasi SDM dengan meningkatkan etos kerja melayani, menerapkan kedisiplinan kepada seluruh pegawai dan khususnya untuk pegawai operasional briefing setiap pergantian shift, baik pagi, sore maupun malam. Hadir 30 menit sebelum pergantian shift. Peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (safety) dalam bekerja menjadi perhatian utama.

Transformasi dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan, baik dermaga maupun fasilitas peralatan dan elemen pedukung lainnnya. Pada akhir Juli 2017 ini akan ada penambahan peralatan berupa 20 unit Terminal Traktor untuk memperkuat Trucking yang ada di BICT sebagai upaya peningkatan Level of Service.

Transformasi pada teknologi informasi, BICT melakukan transformasi dengan mengimplementasikan system teknologi informasi dalam pelayanan operasional bongkar muat, penerapan Host to Host Auto Collection , Receiving, dan Delivery Online. (masri tanjung).

Ini sebagai respons upaya menyahuti tuntutan dan tantangan transformasi perkembangan pelabuhan dunia terkini dalam pengelolaan pelabuhan secara terintegrasi—mengenai kontainerisasi, infrastruktur yang memadai, peningkatan keamanan pelabuhan, dan perkembangan teknologi—kinerja operasional terminal petikemas Belawan International Container Terminal (BICT) twerus meraup pertumbuhan yang makin memuaskan. (masri tanjung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *