2 Kurir Ibrahin Hongkong Diringkus Di Bandara Kuala Namo

Medan, PRESTASI REFORMASI.COM– Dalam kasus penyeludupan dan bandar narkoba Ibrahim Hasan aliaa Ibrahim Honkong,BNN bergerak cepat menyingkap jaringan internasional narkoba yang melibatka. Anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong.

2 kurir narkoba yang di koordinir Ibrahim Hngkong masing masing, Firdaus alias Daus diringkus BNN di Bandara Aceh ditangkap Rabu pagi 22/8/2018 dan Safwadi. diringkus BNN di bandara Kuala Namu, Medan-Sumut, Rabu (22/8/2018) sore.

“Pagi ini (Rabu,22/8/2018,red), telah ditangkap di Bandara Aceh atas nama Firdaus alias Daus yang baru saja tiba dari Kuala Lumpur. Daus adalah suruhan Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong untuk mengantar sabu dengan speed boat dari Pulau Penang, Malaysia ke tempat serah terima di tengah laut,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, kepada jurnalis Rabu (22/8/2019).

Daus berupaya mengelabui petugas dengan membeli tiket pesawat dari Penang tujuan Aceh. Setelah cek in dan cap paspor di Imigrasi bandara, ternyata Daus tidak berangkat.

“Kemudian keluar bandara dan pergi ke Kuala lumpur,” kata Arman.

Sementara itu Safwadi berperan sebagai pengantar narkoba menggunakan speed boat dari penang ketengah laut, bersama-sama dengan Daus.

Safwadi juga mengakui setidaknya sudah empat kali mengantar narkoba atas suruhan Ibrahim  alias  Hongkong dan mendapat upah Rp  80 juta,demikian diungkapkan Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, Rabu (23/8/2018).

Di duga kuat Syafwadi berperan sebagai pengantar atau kurir narkoba menggunakan speed boat dari penang ketengah laut, bersama-sama dengan Daus.

Ditangkapnya 2 orang kurir narkoba yang diduga digerakkan anggota DPRD Langkat dari Fraksi NasDem  Ibrahim Hasan alias Ibrahim Honkong, menambah panjang rantai jaringan narkoba yg melibatka. Anggota DPRD Langkat tersebut.

Ibrahim yang telah dipecat dari NasDem itu menyelundupkan 105 kg sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi dari Malaysia-Medan dan tertagkap dalam operasi gabungan BNN, Bea Cukai dan TNI AL.

Dari operasi tersebut diamankan enam pelaku tindak pidana narkoba lainnya yakni Rinaldi, Ibrahim Jampok, Ibrahim Pusung Baru, A. Rahman, Joko dan Amat.

Dari hasil pemeriksaan barang bukti yang diperoleh dari Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong, BNN mengamankan narkotika jenis sabu di dalam tiga karung dan enam bungkus ekstasi dengan logo daun berwarna biru berjumlah sekitar 30 ribu butir.(andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *