Pemilik Perusahaan UD DUNIA PVC Membantah Terkait Sejumlah Pemberitaan Miring Oleh Salah Satu Media Online

Medan, PRESTASI REFORMASI.Com–Seorang pengusaha bernama Candi, warga Jalan Teluk Haru Kec.Medan Labuhan, Kota Medan, selaku pimpinan “UD DUNIA PVC” yang beralamat di Jl. Kemiri No.56, Tanjung Gusta, Kab.Deli Serdang, membantah terkait sejumlah pemberitaan sebanyak 7 kali pada halaman website www.basisnews.co.id. Hal itu disampaikan Candi kepada awak media saat ditemui dikediamannya, Kamis (17/8/2018) sekira pukul 10.00 wib.

“Saya melayangkan surat bantahan dan keberatan atas pemberitaan yang tidak terkonfirmasi kepada saya. Penulis berita tersebut sama sekali tidak melakukan wawancara dengan saya. Pada berita itu ada warga yang mengaku keberatan dengan usaha saya, namun saya tidak tau warga yang mana ? Karena hingga saat ini belum ada warga yang keberatan tersebut datang kepada saya. Sangat saya sayangkan mengapa tulisan berita wartawan tersebut tidak berimbang dan terkesan menyudutkan saya sebagai pemilik usaha tersebut,” kata Candi.

Gambar mungkin berisi: teks

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.

Candi melayangkan surat bantahan atas pemberitaan tersebut kepada Redaksi www.basisnews.co.id yang beralamat di Jalan Kemiri, Kabupaten Deli Serdang, dengan menembuskannya ke Dewan Pers, PWI Sumut, Polda Sumut dan Pendam I Bukti Barisan.

“Saya layangkan surat bantahan tersebut, dan saya mohon klairikasi secara resmi dari media tersebut dan menunjukkan kepada awam bahwa dimana adanya yang bersangkutan atau wartawan tersebut wawancara dengan saya. Saya dirugikan dengan berita tersebut. Saya juga siap untuk menempuh jalur hukum jika memang harus dibutuhkan,” tegas Candi.

Surat bantahan kepada salah satu media online tersebut beriisikan :

Kepada Yth.

Redaksi BasisNews.co.id.

Dengan hormat,

Membaca pemberitaan yang diturunkan media online BasisNews.co.id yang memuat pemberitaan dalam edisi yang sulit untuk dipercaya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka saya sangat menyayangkan dan berkeberatan atas pemberitaan yang dimuat oleh media online Saudara. Termasuk adanya penulisan tentang usaha saya yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk sebuah perusahaan,yang ditujukan kepada saya sebagai objek pemberitaan. Hal yang mana saya rasa sangat melecehkan hak individu saya,selaku pemilik perusahaan.

Dan saya rasa ini adalah pemberitaan tak berimbang,dimana saya tidak ada dikonfirmasi sebelumnnya,oleh oknum wartawan bernisial RUD,dalam edisi pemberitaan tertanggal 06/08/2018 dengan judul ” Warga Keluhkan Gudang Pipa di Tanjung Gusta, 07/08/2018
dengan judul “Beroperasi Hingga Larut Malam ” 08/08/2018 dengan judul Diduga Mobil Melebihi Angkutan, 09/08/2018 dengan judul Gubernur Sumut diminta Hentikan Izin Perusahaan,13/08/2018 dengan judul Gubernur Sumut Angkat Bicara,14/08/2018 dengan judul Kapendam Masyarakat Jangan Ragu Laporkan ke kesatuan,dan terakhir tertanggal 16 /08/2018 Meminta Poldasu Periksa Izin Usaha.

Dalam hal ini perlu saya sampaikan terlebih dahulu bahwa saya sangat menjunjung tinggi kebebasan pers untuk memberikan informasi kepada publik, namun tentu dalam koridor bahwa informasi tersebut adalah fakta yang dapat di pertanggungjawabkan serta tidak mengandung kebohongan publik tanpa maksud apapun juga.

Perlu Saudara ketahui bahwa usaha yang saya lakukan merupakan usaha yang mempunyai surat izin.Dan saya berusaha mengabdikan diri bagi lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan bagi mereka,terutama yang keadaan ekonominya di bawah garis kemiskinan, untuk memberi hak hidup dan kesejahteraan yang lebih merata.

Atas dasar hal tersebut maka pemberitaan media online BasisNews yang tidak benar dan tendensius terhadap diri saya akan menimbulkan guncangan kepercayaan dari masyarakat, para mitra usaha serta investor, yang tentunya berdampak buruk pada kinerja perusahaan dan selanjutnya berpengaruh pada kemampuan perusahaan di dalam menghidupi seluruh karyawan, keluarga beserta kerabat dan lingkungan mereka.

Untuk itu saya minta kepada Redaksi BasisNews,untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut,meralat,mencabut pemberitaan tersebut serta meminta maaf kepada pembaca dan kepada kami khususnya UD. Dunia PVC.

Selanjutnya saya memberi waktu untuk klarifikasi dan kalau tidak di indahkan saya akan menempuh jalur hukum sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *