Dinas Dukcapil Lakukan Perekaman e-KTP Terhadap SAD di Kuamang Kuning Kecamatan Pelepat Ilir

Bungo, PRESTASIREFORMASI.Com – Kepala Dinas Dukcapil Ibnu Hajar beserta rombongan mengadakan perekaman e-KTP, Akta Kelahiran terhadap Suku Anak Dalam (SAD) yang berlokasi di Dusun Karya Harapan Mukti Unit 19 Kuamang Kuning Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungi, Kamis (09/08/2018).

Berdasarkan data yang diperoleh dari pusat bahwa jumlah SAD ebih kurang 400 jiwa atau 75 KK. Jadi yang wajib KTP lebih kurang 200 an dan yang sudah kita lakukan perekaman sudah lebih kurang 152 orang dan sudah diberikan sebagian KK beserta KTP.

“Untuk hari ini perekaman e-KTP, KK dan Akta Kelahiran Anak sudah dilakukan. Bila sudah dicetak akan diberikan melalui Pembina atau Pembimbing SAD. Mudah-mudahan mereka nanti juga ikut untuk mensukseskan Pemilu karena dengan adanya KTP atau minimal ada surat keterangan dari Dinas,Dukcapil,” terang Ibnu Hajar.

“Mereka sudah bisa mendatangi TPS pada saat Pemilu untuk menyampaikan haknya. Untuk yang tertinggal akan tetap kita kejar perekamannya baik yang tinggal di desa Gapura Suci dan yang tinggal sekitar desa Rantau Pandan lebih kurang 48 yang wajib KTP,” lanjut Ibnu Hajar.

“Insyaallah kita upayakan secepatnya tuntas, tinggal bagaimana pembina di lapangan dapat mendata apakah masih ada warga SAD yang pindah ke bungo belum diminta laporannya,” tukasnya.

Kita akan cek nantinya sudah terdaftar dimana warga tersebut. Siapa tau warga tersebut sudah menetap di Bangko atau Sarolangun. Bila masih sering berpindah-pindah, maka pihak kita akan buat konsep untuk pindah atau kalau dia sudah daftar saja dengan mengisi F1 01.

Terkait adanya SAD yang belum ikut reka e-KTP, Ketua Rombongan Suku Anak Dalam dan Pendetanya ADG.g Hutagalung ST menyatakan bahwa saat ini tiga KK sedang menghadapi pesta di desa Tanah Garo kabupaten Tebo.

“Kemungkinan besar mereka akan pulang untuk ikut rekaman di siang hari atau di atas jam 12 siang nanti,” terang Temenggung Kristian Yanto.

Dengan adanya SAD yang belum direkam ini kemungkinan sesuai dengan apa yang mereka informasikan melalui kelompok yang dipimpin Jafari yang menyatakan mereka bahwa mereka akan mengejar ikut rekaman e-KTP hingga jam 12 setidaknya paling cepat 12 jam mereka akan tiba di lokasi atau di tempat rekaman,” pungkas Ibnu Hajar.

Masih ada nyusul yang lain pada saat perekaman. Hal ini dikarenakan malamnya ada cucu SAD yang lahir, jadi 2 orang lagi ibu beserta si bayi terpaksa harus tinggal dulu,” tutup Kadisn

Dari pantauan yang dilihat media ini SAD sangat menyambut baik dan gembira karena adanya rekam e-KTP, mereka menganggap dirinya telah sama seperti warga negara Indonesia lainnya.

Pada perekaman pertama gagal dikarenakan Dukcapil Bungo ternyata belum tersanbung ke Pusat, namun demikian mereka dengan sabar menunggu keterangan informasi dari petugas Dukcapil.

Usai perekaman e-KTP Pendeta ADG Hutagalung ST dan
Temenggung Kristian Yanto menyampaikan ingin meminta bantuan agar warga Suku Anak Dalam dapat bersekolah seperti masyarakat pada umumnya serta meminta perhatian lainnya pemerintah untuk warganya. Ini disampaikan karena pada saat itu Bupati Bungo H Mashuri tidak jauh dari lojasi perekaman e-KTP SAD, Bupati didatangi warga SAD sekaligus menyampaikan keinginan mereka agar diperhatikan pemerintah.

 

 

(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *