Dewan Minta Walikota Sikapi Pemecatan 7 Kepling di Belawan

Medan, PRESTASI REFORMASI.Com  — Anggota Komisi B DPRD Medan, HT Bahrumsyah miminta Walikota Medan Dzulmi Eldin mengevaluasi jabatan Camat Medan Belawan, Asmat, dan Lurah Belawan II, Sutrisno, terkait pemecatan tujuh kepala lingkungan (kepling) secara sepihak.

“Sesama kepling antara yang lama dan yang baru saling bermusuhan. Itu akibat ulah Lurah yang semena-mena melakukan pemecatan sepihak. Persoalan ini harus segera disikapi Walikota sehinga tidak sampai terjadi persoalan lebih meruncing,” ujar Bahrumsyah kepada wartawan usai rapat di gedung dewan, Rabu (8/8).

Terkait hal itu, Bahrumsyah minta Camat Medan Belawan harus bertanggungjawab. Sedangkan surat pemecatan yang sempat diterbitkan Lurah supaya ditinjau kembali.

“Kita harapkan ada etikalah. Jika kepling bersalah dan hendak diganti, harus melalui aturan. Tentu ada sebuah penghormatan. Aneh kalau ada kepling baru, tapi kepling lama tidak tahu. Kita minta aparat pemerintah harus menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tegas Bahrumsyah.

Ditambahkannya, jabatan kepling bukan persoalan tidak bisa diganti. Tapi, tentu melalui aturan yang berlaku dan etika. Bahrumsyah juga mempertanyakan honor kepling yang tidak diterima selama beberapa bulan dikemanakan.

Adapun para kepling yang dipecat yakni, Barzai (Kepling 25), Fitriyani (Kepling 40), Hafid (Kepling 17), Azhar (Kepling 16), Abdul Hamid (Kepling 14), Dedi Putra (Kepling 10) dan Anton Hutapea (Kepling 33). (h/rl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *