Puas Aniaya Muli Hingga Masuk RSU, Abok Serahkan Diri

Langkat, PRESTASI REFORMASI.Com– Setelah puas menganiaya korbannya Sarpono alias Abok (35) hingga masuk rumah sakit umum (RSU), warga Desa Stungkit Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, akhirnya dengan gagah berani serahkan diri dan mengakui perbuatan yang ia lakukan ke Polsek Stabat. Dan Tim Satreskrim Polsek Stabat pun menerima Abok untuk menjalani hukuman, Minggu (5/8/2018) pukul 18.00 wib.

Kapolsek Stabat melalui Kasubag Humas AKP Arnold Hasibuan,SH menjelaskan korban penganiayaan bernama Yuda Perwira Abdi Pranata alias Muli (31) warga Dusun V Karya Cipta Desa Besilam BL Kec. Wampu Kab. Langkat.

Dia dianiaya, kamis (2/8/2018) pukul 16.30 wib di depan Pos Security Barak PT. LNK di desa Besilam BL Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat.

Dan AKP Arnold mengatakan, pelapor mendapat info dari tetangganya bernama Novi bahwa suami pelapor bernama Yuda alias Muli telah dianiaya dengan menggunakan senjata tajam oleh tersangka Sarpono, setelah sampai di Klinik bidan Ayu pelapor menemukan suaminya dalam keadaan kondisi terluka parah dan banyak mengeluarkan darah.

Sepengetahuan pelapor bahwa perkelahian tersebut karena dendam pribadi yang tidak selesai akibat kejadian tersebut suami pelapor bernama Yuda mengalami luka bacok pada bagian tubuh, Kepala dan juga pada tangan kanannya.

Karena pendarahan yang serius akhirnya perawatan di Rujuk ke RSU Tj Slamet di Batang serangan Kec.Batang Serangan Kab.Langkat.

Kemudian Iptu Mardianto selaku Kanit Reskrim Polsek Stabat mengatakan kronologis terjadi pada hari minggu (5/8/2018) sekira pukul 18.00 wib, Sarpono telah menyerahkan diri kepada Bripka Herdianto Bhabin Kamtibmas Desa Setungkit bersama Unit Reskrim dan didampingi Kades Stungkit Supriadi Usman.

“Pelaku ditangkap dan diamankan berikut barang bukti satu baju kaos warna coklat hitam merah yang berlumuran darah, satu celana pendek warna biru yang terkena bercak darah ke Polsek Stabat guna proses hukum yang berlaku,” ujar Iptu Mardianto.

Selanjutnya pelaku kembali diproses sesuai hukum yang berlaku di negeri ini untuk mempertangung jawabkan perbuatannya. (andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *