Kegiatan Api Obor Asian Games di Balige Diwarnai Siswa Kelaparan

Tobasa, PRESTASI REFORMASI.Com — Kegiatan kehadiran api obor Asian Games di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) ternyata menjadikan ratusan siswa peserta menjadi kelaparan karena tak kebagian makanan.

“Bang, kami sudah lapar dari pagi jam 08:00 wib hingga saat ini belum makan,” ujar seorang siswa berseragam merah putih, Rabu(1/8) di Pantai Bulbul Balige.

Siswa SD ini bersama rombongannya sebanyak 25 orang merasa tidak terima ketika melihat teman lainnya dari sekolah lain mendapat makanan nasi bungkus sementara siswa ini sama sekali tidak mendapatkannya akhirnya mengadu pada orang di sekitaran warung di lokasi kegiatan.

“Kami juga nggak punya uang untuk beli nasi, kemana kami bang mendapat makanan seperti itu,” ucapnya diakui siswa lainnya yang berkelompok menunggu jatah nasi bungkus.

Dari kehadiran warga di lokasi kegiatan di Pantai Bulbul dan diperkirakan berjumlah 3.000 orang dan didominasi siswa sekolah itu sempat menjadi perdebatan antara pengunjung dan panitia yang bertugas membagikan nasi bungkus karena pembagiannya tidak secara adil sehingga terjadi cekcok.

Kepala Dinas Kominfo, Lalo Hartono Simanjuntak yang saat itu menyaksikan langsung keluhan pengunjung yang didominasi siswa SD itu tidak dapat berbuat apa-apa selain mengatakan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Panitia memang ada mengupayakan nasi bungkus tetapi saya belum mengetahui apakah sudah habis atau tidak,” katanya seraya membelikan makanan ringan dan air mineral untuk menghibur siswa yang kecewa.

Menjawab terjadinya kekurangan makanan bagi pengunjung api obor Asian Games di Pantai Bulbul itu Bagian Umum Setdakab Tobasa, Binsar Simanjuntak menyebutkan bahwa jumlah pesanan nasi bungkus adalah 3000 bungkus dan prasmanan 200 orang.

“Kami tidak mengetahui kejadian itu, terkait jumlah kami rasa sangat cukup,” jawabnya singkat. (JN)

Siswa SD sedang menikmati nasi bungkus satu untuk rame-rame hanya untuk mengganjal lapar.(JN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *