Murid SD 155 Desa Muara Danau Tanjab Barat Setahun Belajar Beralaskan Lantai

Tanjab Barat, PRi — PRESTASI REFORMASI.Com — Murid-murid di SD Negeri 155/v desa Muara Danau kecamatan Renah Mendaluh,  kabupaten  Tanjungjabung (Tanjab) Barat, sudah satu tahun lebih belajar di lantai  karena sekolah tidak memiliki bangku dan meja.

Wartawan Surat kabar PRESTASI Reformasi/Online prestasireformasi.com yang meliput langsung ke sekolah tersebut, menyaksikan para siswa kelas satu hingga kelas lima menulis dan membaca dilakukan di atas lantai ruangan kelas.

Menurut  Kepala  SD 155 Desa Muara Danau, A. Rahman, S.Pd, murid-murid dari kelas satu hingga kelas lima, terpaksa belajar di lantai karena bangku dan meja berlajar mereka sudah rusak.

“Murid kelas satu sampai kelas lima harus belajar di lantai sudah rusak meja dan kuris belajarnya, hanya tersisa kelas enam, meja dan kursi mereka ini pun tidak layak pakai, ungkap A. Rahman.

Informasi yg didapat wartawan dari warga, Dinas Pendidikan sudah diberitahu bahkan bupati pun sudah melihat kondisi sekolah tersebut saat sekolahan dalam kondisi rusak dulu.

Memang sekolah telah direnovasi sebanyak tiga lokal, namun tidak dilengkapi meja dan kursi sehingga sampai saat ini anak-anak tersebut terpaksa membaca dan menulis beralaskan lantai.

Kepala SD ini menjelaskan, sudah satu tahun ini anak didiknya terpaksa duduk di lantai, apa boleh buat, “Kita hanya bisa pasrah yang penting kita dan guru lainnya tetap jalankan tugas. Soal bantuan bangku, banyak LSM dan kawan wartawan yang datang pertanyakan hal ini saya suruh mereka lihat lansung ke ruangan kelas,” ujar Rahman.

“Ada yang menjanjikan akan segera mendapat bantuan meja kursi, bahkan anggota dewan pun sudah lihat sekolahan ini tapi nyatanya hinga saat ini belum ada, lanjutnya.

Dinas kabupaten,Martinus yang dikonfirmasi melalui ponsel soal sekolahan ini, menjelaskan mohon sabar. Bahkan dengan arogan mengatakan, “Kenapa kalian sibuk dan ribut soal sekolah itu? Bukan gampang ambil uang negara dan kalau mau buru-buru beli saja sendiri!”

Dari sahutan dinas pendidikan tersebut, terkesan sekolahan ini kurang mendapat perhatian. Ada apa sebenarnya? Semantara anggota anggota DPRD Tanjab Barat, Alamsah, saat dikonfirmasi setelah meninjau ke sekolah ini, menjawab dengan sopan dan ramah walaupun melalui sambungan ponsel.

Ia menjelaskan, pengadaan meja dan kursi belajar sekolah itu sudah diajukan dan mudah mudahan tahun ini akan mendapatkan bantuan. Kalau tidak salah, itu sudah pasti awal tahun 2019.

Soal dinas pendidikan yang menjawab dengan bahasa arogan, dia menimpali, dulu pun  saat meninjau sekolahan dan menelponnya juga dijawab begitu. “Jadi saya jelaskan, kalau tidak ada anggaranya kita masukan dalam pengajuan. Kita bukan pencitraan, melainkan mencari solusinya,” kata anggota DPRD Tanjab Barat tersebut.

Untuk itu, masyarakat dan khususnya para orang tua murid berharap persoalan murid-murid yang berlajar di lantai tersebut menjadi perhatian khusus pemerintah kabupaten Tanjung jabung Barat.

“Kalau memang kami wali murit harus beli bangku dan meja, ya kami usahakan walau pun seadanya. Hanya harapan kita, semoga pemerintah secepatnya melengkapi fasilitas belajar-mengajar di SD 155 Desa Muara Danau ini,” ungkap warga di daerah itu. (marjuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *