Solok Diguncang Gempa 5,4 SR, Satu Orang Meninggal

Solok, PRESTASIREFORMASI.Com – Warga Solok tiba-tiba panik akibat gempa bumi yang mengguncang Sumatra Barat pada Sabtu (21/07/2018) sore. Akibat gempa tersebut ternyata menimbulkan korban jiwa sebanyak 1 orang.

Untuk diketahui guncangan akibat gempa berkekuatan M 5,4 Skala Richter (SR) yang berpusat 15 kilometer (km) barat daya Kota Solok tersebut sempat merobohkan dinding rumah Bustami Buyuang (63 tahun). Akibatnya, warga Dusun Rawang Jorong Lubuak Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok tersebut dilaporkan meninggal dunia.

Korban tertimpa reruntuhan dinding rumahnya yang terbuat dari hollow brick saat sedang tidur siang. Rumah Bustami memang dilaporkan mengalami rusak parah.

Warga setempat sempat berupaya melakukan pertolongan namun nyawa Bustami tidak tertolong. Hingga saat ini pemerintah setempat belum melakukan pendataan berapa rumah warga yang rusak akibat gempa bumi sore ini.

 

Sementara korban gempa bumi lainnya 1 orang luka berat dirujuk ke RSUD Solok, 2 orang luka ringan dirawat di Puskesmas Danau Kembar. Adapun yang luka ringan 2 orang akibat ditimpa runtuhan yaitu Diah (16) tahun dan Bobi (7) tahun. Alamat Kapalo Danau Bawah Nagari Simpang Tanjuang nan IV Kabupaten Solok. Untuk data sementara 10 rumah rusak ringan.

Gempa bumi yang termasuk tektonik dangkal ini dirasakan kuat di Kota Padang, Sumatra Barat. Pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Andalas misalnya, berlarian menyelematkan diri sesaat setelah gempa terjadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis, gempa sore ini terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatra (Sumatra Fault Zone) pada segmen Sumani.

Hasil analisis mekanisme sumber, lanjutnya, menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar geser mendatar (Strike Slip).

Dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) menunjukkan bahwa guncangan dirasakan antara lain di daerah Kota Padang dan Painan pada rentang I-II Skala Intensitas Gempa Bumi atau tingkat II-V MMI.

Sesuai dengan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Gunungtalang pada tingkat II SIG BMKG (V MMI), Kota Padang II SIG BMKG (III-IV MMI), Bukittinggi II SIG BMKG (III MMI), Padang Panjang dan Padang Pariaman I-II SIG BMKG (II-III MMI), dan Sawahlunto I SIG BMKG (II MMI). (sf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *