Berbenah dan Berubah, TPKDB Tunjukkan Kinerja Positif TW I/ 2018

Belawan, PRESTASI REFORMASI.Com – Mewujudkan Goal Impian dalam rangkaian memberikan pelayanan prima jasa kepelabuhanan kepada pengguna jasa, sudah pasti tidak semudah dalam ujaran dan mimpi. Applaus pun jarang sekali mendahului penolakan.

Tapi, melangkah seiring tekad keras berpadu kerja cerdas, menejemen Pelindo 1 Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) melakukan perubahan kemajuan di berbagai lini pelayanan. Inilah yang mengusung perusahaan andalan Pelindo 1 ini dengan gemilang mewujudkan “Goal Impian” kinerja operasional Triwulan I/2018 meningkat 8,62 persen di sektor trafik petikemas dibanding kurun yang sama tahun 2017.

Pertumbuhan yang diraup TPKDB di perempatan 2018 ini volumenya tercatat 110.690 box (132.324 TEU’s). Sedangkan di Triwulan I/2017 pencapaiannya 101.904 box (122.225 TEU’s).

Pertumbuhan kinerja operasional terminal petikemas Antarpulau milik Pelindo 1 Indonesia Gateway ini disampaikan oleh Menejer Umum TPKDB Subhan pada temu pers di Belawan, pekan lalu. Subhan siang itu didampingi Menejer Sistem Manajemen dan Teknologi Informasi Abu Bakar, dan Menejer Teknik sekaligus Plh. GM TPKDB Dony.

Pada kesempatan pers relis dalam rangkaian merajut silaturrahim antar menejemen TPKDB dengan Wartawan Maritim Belawan (WMB) dalam pelukan petang pekan lalu itu, juga hadir Corporate Secretary Pelindo 1 Muhammad Eriansyah didampingi staffnya Rica Agnas Girsang.

Berdasarkan data trafik petikemas yang dimunculkan pihak TPKDB, capaian 110.690 box (132.324 TEU’s) di Trw I/2018 terangkum dalam kunjungan kapal 85 call. Rinciannya: Antarpulau (A/P) Bongkar 61.346 box (72.802 TEU’s), dan A/P Muat 49.344 box (59.522 TEU’s). Sedangkan trend di Trw I/2017 atas kunjungan kapal 95 call tercatat 101.904 box (122.225 TEU’s) dengan rincian: A/P Bongkar 54.466 box (65.319 TEU’s), dan A/P Muat 47.438 box (56.906 TEU’s).

Jumlah kunjungan kapal di Trw I/2018 terbilang menurun 10 call dibanding 2018, tapi secara Gross Ton jumlah ini lebih besar, karena kapal y7ang dilayani TPKDB di 2018 ini tergolong sebagian besar berGross Ton lebih besar.

Subhan menambahkan, seiring transformasi yang dilakukan, pencapaian kinerja operasional TPKDB dalam Trw I/2018 meningkat dengan pencapaian rata-rata 36,02 boks/kapal/jam (Box/Ship/Hour-B/S/H) yang sebelumnya 20,78 B/S/H.

Dalam memberikan pelayanan jasa kepelabuhanan kepada costumer imbuh Subhan, TPKDB terus melakukan transformasi pada semua sektor. Transformasi dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan, baik dermaga maupun fasilitas peralatan dan elemen pedukung lainnnya. Tentunya Transformasi SDM lebih prioritas dengan meningkatkan etos kerja melayani, menerapkan kedisiplinan kepada seluruh pegawai dan khususnya untuk pegawai operasional briefing setiap pergantian shift, baik pagi, sore maupun malam.

Dalam memberikan pelayanan aktivitas bongkar muat kapal, TPKDB telah dilengkapi alat bongkar muat jenis Container Crane (CC) 4 unit, Rubber Tyred Gantry (RTG) 5 unit, Harbour Mobile Crane (HMC) 3 unit, head truck 18 unit, side loader 2 unit, forkilift 1 unit dan Reach Stacker 8 unit.
Dalam menyelaraskan pelayanan serba tepat, tahun 2018 ini TPKDB akan menambah alat bongkar muat berupa 20 unit Terminal Tractor , 2 unit CC, dan 4 unit RTG.

Sertifikat ISPS Code
Sebagai terminal pelabuhan yang melayani domestik, TPKDB juga diwajibkan menerapkan system International Ship and Port Security (ISPS) Code sejak terbitnya Peraturan Menteri Nomor 134 tahun 2016.

Menejer Sistem Manajemen dan Teknologi Informasi Abu Bakar menambahkan, dengan menerapkan sistem Pengamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan—dalam memenuhi satu persyaratan internasional yang kehendaki International Maritime Organization (IMO)—terhadap pelabuhan yang melakukan bongkar muat kapal, TPKDB telah mendapat sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) Code dari Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Sertifikat ISPS Code diterima pada 10 Januari 2018. Ini menunjukkan Terminal Petikemas Domestik Belawan, telah memenuhi fasilitas pelabuhan dengan ketentuan SOLAS 74 bab XI-2 dan bagian A dari Peraturan Internasional untuk keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan (ISPS Code) yang menunjukkan bahwa fasilitas pelabuhan ini telah diverifikasi dan beroperasi sesuai rancangan keamanan fasilitas pelabuhan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dari IMO (International Maritime Organization). (masri tanjung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *