Pemprov Riau Tegaskan Peristiwa Teror Tidak Berdampak pada Investasi

Pekanbaru, PRESTASIREFORMASI.Com — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Evarefita mengatakan teror yang terjadi di Mapolda Riau tidak berdampak pada iklim investasi di Riau.

“Sejauh ini dari pengamatan kami belum ada dampak yang signifikan dampak teror dengan iklim ivestasi di Riau. pergerakan realisasi investasi masih berjalan seperti biasanya,” ujar Evarefita seperti dikutip Tribunpekanbaru.com, Minggu (20/5/2018).

Menurut Evarefita, untuk perdagangan pada tempat-tempat perbelanjaan dan tempat penjualan kebutuhan skunder terasa sedikit. Namun bukan disebabkan sepenuhnya karena teror.

“Biasa lah karena baru awal Ramadhan juga dan kita bersyukur belum ada dampak,” ujarnya.

Sedangkan untuk investasi pada sektor-sektor seperti perkebunan, industri, pertambangan dan lainnya menurut Evarefita masih bergerak seperti sebelum ada teror, terbukti dengan masih terus di ajukan permohonan perizinan terhadap sektor-sektor tersebut.

“Minat untuk berinvestasi di Riau itu masih tinggi apalagi setelah disahkannya Perda RTRW, terutama untuk sektor perkebunan dan industri pertambangan,” ujarnya.

Saat disinggung untuk menjaga iklim investasi di Riau kedepannya agar terus masuk dan tidak ada masalah menurut Evarefita memang hal yang paling utama adalah keamanan.

“Untuk menjaga iklim invetasi tentu saja kondusifitas keamanan menjadi pointer penting yang harus dijaga dan harus mendapatkan perhatian utama,”jelas Evarefita.

Sedangkan aspek lainnya yang juga penting terhadap kemudahan berusaha yang telah dilakukan sesuai dengan pepres 91 tahun 2017 tentang percepatan kemudahan berusaha.

“Yaitu memberikan kemudahan untuk melakukan permohonan perizinan dan non perizinan serta menyelesaikan masalah sumbatan terhadap investasi,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Riau Masperi menjelaskan pemerintah pusat akan memberikan jaminan kondusifitas dan keamanan bagi daerah agar iklim investasi tidak terganggu. Dalam hal ini Pemerintah daerah mendukung penuh dan melakukan kordinasi terkait kondusifitas tersebut.

“Tentunya untuk keamanan itu adalah tanggung jawab dari pihak Polri dalam menciptakan keamanan bagi daerah. Kita berharap juga tidak ada gangguan keamanan yang berpengaruh pada investasi,” ujarnya. (SM/tpc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *