Film Wiro Sableng Tontonan Kaum Milenial

Jakarta, PRESTASI REFORMASI.Com – Film Wiro Sableng arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko,  disebut-sebut bakal lebih dekat dan menjadi topntonan kaum milenial.

Pendapat itu dfisampaikan pemeran Bujang Gila Tapak Sakti, Fariz Alfarazi, mengungkap bahwa tak akan ada bahasa-bahasa yang biasa digunakan dalam film kolosal di film Wiro Sableng.

“Untuk mengenalkan Wiro Sableng ke generasi milenial, salah satunya kami enggak dituntut untuk berbahasa kolosal kayak kisanak, ananda,” ujar Fariz dalam meet and greet film Wiro Sableng di Union Space, PIK Avenue, Jakarta Utara, Minggu (29/4/2018).

Menurut dia, para pemain film Wiro Sableng diperbolehkan menggunakam bahasa Indonesia saat ini, tetapi tetap baku dan masuk akal, agar lebih mudah dipahami.

“Terus gaya rambutnya, kalau dulu Wiro gondrong sekarang lebih pendek, jadi enggak gaya rambut yang jadul banget. Iya jadi ada improvisasi (mengikuti zaman),” kata Fariz.

Film Wiro Sableng ini merupakan adaptasi dari buku seri Wiro Sableng karya Bastian Tito yang terdiri dari 185 judul. Buku tersebut diterbitkan pada 1967 hingga 2006 dan pernah sekali diangkat ke layar lebar serta sinetron.

Shooting film yang diproduksi atas kerja sama antara Lifelike Pictures dengan Fox International Production (divisi 20th Century Fox) itu dilakukan pada Agustus hingga November 2017.

Saat ini Wiro Sableng telah memasuki tahap post-production. Film ini menghadirkan aktor Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng, aktris Marsha Timothy, Andy “/rif”, Sherina Munaf, Yayan Ruhiyan, Fariz Alfarizi, dan lainnya. Film Wiro Sableng akan tayang perdana di gedung bioskop Tanah Air mulai September 2018

Efek Visual Dijamin Setara Film Hollywood

Aktor Dian Sidik, pemeran karakter Kalingundil dalam film Wiro Sableng, menjamin efek visual film arahan Angga Dwimas Sasongko itu tak kalah bahkan setara dengan film-film superhero Hollywood.

“Generasi sekarang ‘terkontaminasi’ sama Avengers dan bla bla bla,” ucap Dian dalam acara meet and greet film Wiro Sableng di Union Space, PIK Avenue, Jakarta Utara, Minggu (29/4/2018).

“Tapi jangan khawatir kami punya surprise. Dan kami enggak kalah CGI-nya (Computer-generated image), animasinya,” sambungnya.

Menurut pemain sinetron Jaka Tingkir ini, gambar-gambar film Wiro Sableng juga punya kualitas internasional.

“Pengambilan gambarnya, DOP-nya luar biasa banget. Boleh di-compare sama film-film Hollywood. Terus didukung lagi sama pemain yang kayak Vino G Bastian dan lain lain,” ucap Dian Pemeran Bujang Gila Tapak Sakti, Fariz Alfarazi, juga memuji pengambilan gambar film Wiro Sableng.

“Pengambilan gambarnya kalau saya orang awam ngeliatnya enggak kalah kece sama film-film luar,” kata Fariz yang merupakan bagian dari tim koregrafi laga milik Iko Uwais.(h/kcm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *