Kota Belawan Jadi Amburadul dan Jorok Akibat Proyek Galian PLN Asal Jadi

Belawan, PRESTASI REFORMASI.Com – Sejumlah ruas jalan di Kota Medan Belawan mulai dari Si Canang sampai menuju kota Belawan dikepung oleh lubang dari proyek galian kabel PLN dari bawah tanah. Kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Apalagi akibat galian tersebut, lubang bekas galian tidak ditimbun seperti semula lagi sehingga membahayakan masyarakat pengguna jalan dan juga pemandangan jalan Kota Belawan jadi amburadul alias jorok.

Ketua DPK LSM Strategi Kota Medan Haris Kelana Damanik ST dikonfirmasi wartawan menjelaskan, masyarakat bisa menyampaikan keberatan kepada pihak yang melakukan galian tersebut.
Apalagi membahayakan penguna jalan bisa terjadi kecelakaan dan potensi bahaya.

“Warga harus berani komplain. Buat surat tertulis ke pihak yang bersangkutan. Dinas Bina Marga juga selaku penanggung jawab jalan, bisa mengajukan komplain, jika bekas galian itu tidak seperti semula lagi,” paparnya. Jumat (27/4).

Seperti diketahui, di beberapa titik di Kota Belawan. PLN Area Medan melakukan penggalian kabel bawah tanah.

Beberapa pekan terakhir aktivitas para pengendara di Belawan sedikit terganggu dengan kegiatan galian kabel. Bagaimana tidak, bekas galian kabel tersebut menyisakan kerusakan di pinggir jalan dan trotoar mulai dari berlubang hingga tanah yang menumpuk serta berserakan.

“Para pekerja kabel tersebut tidak menimbun tanah galiannya dengan baik. Mereka hanya pandainya merusak saja. Jadinya ya aspal-aspal di pinggir jalan jadi rusak. Kalau dibiarkan berlama-lama bisa menggelupas aspal, udah banyak saya lihat aspal rusak akibat galian kabel tersebut,”ujar Kasno (60), seorang warga Belawan.

Hal yang sama dikatakan oleh Budi , seorang warga Sicanang Belawan, ia mengaku resah dengan keberadaan galian kabel di depan rumahnya. Bekas galian kabel tersebut menyisakan lubang.

“Sebenarnya tanah didepan rumah kami tersebut sudah disemen dengan baik. Tapi semenjak adanya bekas galian kabel tersebut, lantai semen kami lama-kelamaan mulai rusak. Para pekerja tersebut bisanya hanya menggali saja, tapi tidak menutupnya kembali,”ungkapnya.

Sementara. Mandor Proyek galian kabel PLN Pak Wang ketika dikonfirmasi wartawan di lapangan mengaku dirinya hanya mengawasi saja proyek tersebut.

“Kalau masalah ijin aku gak tau, aku hanya ngawasi pekerja aja, kalau mau komplin langsung aja la ke PLN sana,” vetusnya dengan nada arogan.

Terpisah. Camat Medan Belawan Ahmad SP ketika dikonfirmasi wartawan terkait galian kabel PLN yang sudah merusak fasilatas umum mengatakan. Pihak Kecamatan Belawan sudah mempertanyakan izin galian kabel PLN tersebut.

“Melalui lurah dan kasi trantib juga kasi sarpras sudah saya kasitau kalau tidak mempunyai izin ,tidak dibenarkan,ternyata sudah ada izin dan sekarang kita terus monitor perkembangannya,kemarin kita langsung tegor agar setelah di gali dan penanaman kabel maka harus di rapikan sebagaimana sebelum digali karena rawan kecelakaan dan berdebu,” terang Ahmad. (R yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *