5 Pencuri Toko Pakaian Diringkus Polres Taput

Uang Rp 635 juta Berhasil Diamankan

Taput, prestasireformasi.com – Lima Pelaku Pencurian toko pakaian di rumah toko (Ruko) Sunarsih Janti Permisi Br. Lumbantoruan di kawasan Terminal Kelurahan Pasar Siborongborong Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumut, berhasil diringkus aparat Polres Taput.

Satu wanita dan merupakan otak pelaku bernama Lasniroha boru Silalahi (25) sebagai perencana aksi pencurian tersebut. Pelaku wanita ini pernah bekerja di toko korban. Kemudian, Roganda Sinaga (28) yang juga suami Lasniroha boru Silalahi, Josua Lumbantoruan (23), Amri Ristua Lumbantoruan (19) dan Lamro Willy Lumbantoruan (19).

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi, didampingi Waka Polres Kompol T Marpaung, Kapolsek Siborongborong AKP LS Gultom dan Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, kepada wartawan, Rabu (18/4/2018), membenarkan dan menjelaskan penangkapan pelaku pencurian tersebut.

Kata Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi, berdasarkan laporan korban Sunarsih Janti Permisi Boru Lumbantoruan ke Polsek Siborongborong yang menyebutkan korban kehilangan uang Rp 635 juta pada Jumat (13/4/2018), Kapolsek Siborongborong AKP LS Gultom bersama anggotanya langsung melakukan penyelidikan.

Kelima tersangka akhirnya berhasil diringkus setelah petugas melakukan olah TKP dan memintai keterangan korban dan saksi-saksi.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi saat mengekspos pencuri dan barang bukti ditoko pakaian Siborongborong, Taput.

Kapolsek Siborongborong AKP LS Gultom menambahkan, kelima tersangka ditangkap pada Sabtu (14/4/2018) sekira pukul 01.00 Wib dinihari di daerah pekuburan masyarakat di Desa Sipultak Kecamatan Pagaran bersama uang hasil curian yang disembunyikan di kuburan.

Dari hasil interogasi petugas, diakui tersangka Lasniroha boru Silalahi, Roganda Sinaga dan Josua Lumbantoruan merencanakan aksi pencurian di toko korban pada Kamis (12/4/2018).

Kemudian pada Jumat (13/4/2018) sekira pukul 17.00 Wib ketiga tersangka berangkat dari Pagaran ke lokasi toko pakaian korban dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario. Ditengah perjalanan, Roganda Sinaga mengajak Lamro Willy Lumbantoruan untuk ikut ke Siborongborong dengan alasan untuk membeli pakaian.

Selanjutnya mereka merencanakan tugas dan peran masing-masing. Setelah tiba di lokasi toko korban, tersangka Roganda Sinaga bersama Amri Ristua Lumbantoruan dan Lamro Willy Lumbantoruan masuk dari depan toko korban berpura-pura membeli pakaian untuk mengelabui korban.

Tak lama Kemudian, Lasniroha boru Silalahi dan Josua Lumbantoruan masuk dari pintu belakang. Setelah dirasa situasi aman, kedua tersangka ini lalu masuk ke kamar mengambil uang dan sebuah tas. Lalu mereka pergi meninggalkan lokasi.

Dari hasil penangkapan kelima tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 635 juta, Satu unit sepeda motor Honda Barito tanpa nomor Polisi, satu unit sepeda motor Honda CB 150 R dengan nomor Polisi BB 4727 BI, satu buah tas sandang warna hitam dan satu buah tas sandang wanita.

” Kita masih melakukan pengembangan terhadap tersangka karena maraknya pencurian di Taput. Kepada tersangka kita jerat pasal 363 ayat 4e KUHPidana Subsider pasal 55,56 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun,” jelas AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *