Menanam Bawang Merah “Bali Karet” Dapat Untungkan Petani Taput

 Tarutung, PRESTASI REFORMASI.Com – Bawang, selain mengandung unsur yang bermanfaat bagi kesehatan juga adalah komoditi pengharum dan penyedap makanan yang dikonsumsi setiap hari serta  makin menggurihkan masakan. Sehingga dari beberapa varietas  bawang ini selalu dicari bahkan menarik perhatian petani untuk menanamnya.

Bahkan  lapisan masyarakat belakangan ini terdorong untuk mengelola lahan-lahan mereka karena dianggap  mampu memperbaiki tingkat perekonomian petaninya seperti Bawang Merah Bali Karet. Termasuk Ir. SEY Pasaribu yang kini  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Taput yang sebelumnya mejabat Kepala BP4K

Dikatakan, hasil tanaman Komoditas Pangan Bawang Merah jenis Bali Karet akan  berproduksi puluhan kali lipat, uji tanam bawang ini  telah dilakukan beberapa pihak di Kabupaten Tapanuli Utara, seperti Ir SEY Pasaribu.

“Setelah kita tanam selama dua bulan lebih dan kita panen, hasilnya  memuaskan dan menggembirakan dimana dari bibit bawang merah 1 kg ditanam, bisa menghasilkan 13 kg lebih bawang basah,” kata SEY Pasaribu.

Dijelaskan, pada awalnya penanaman bawang merah jenis bali karet ini baru bersifat uji tanam saja sebagai   percobaan, namun setelah dipanen hasilnya sungguh mengejutkan karena cukup banyak dan tidak tertutup kemungkinan akan kita upayakan menjadi salah satu komoditi pertanian yang akan dimasyarakatkan nanti di daerah ini.

Karena berpotensi meningkatkan taraf hidup warga petaninya, maka penanaman bawang merah bali karet hingga saat ini masih terus dilakukan sebagai upaya pematangan ilmu dan pengalaman.

Bahkan sebagai upaya pengelolaan atau penanganan yang lebih serius, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Taput) telah melibatkan lintas instansi terkait baik Ketahanan pangan, BP4K, pertanian, peternakan, Perindag dan yang lain.

“Hasilnya sangat memuaskan, hanya dengan perlakuan  sistem tanam sederhana baik  berupa kompos dan arang sekam padi, produk tanaman bawang merah bali karet sangat menjanjikan, dan temuan ini tidak jarang telah disosialisasikan kepada warga petani di beberapa Kecamatan Taput,” tutur SEY Pasaribu sangat optimis.

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Taput ini terkesan begitu tulus berperan dan serius menggalakkan uji tanam bawang jenis bali karet tersebut.

Kepada PRESTASI REFORMASI.Com Selasa ( 10/4 ), Dia  mengungkapkan, kalau varietas bawang merah jenis bali karet telah berulang kali dianjurkan untuk ditanami di lahan pertaniaan warga. Tujuannya untuk peningkatan produksi komoditas pertanian yang mampu perbaiki perekonomian masyarakat ke depan, artinya dengan menanaman bawang merah bali karet akan untungkan petani Taput.

“Memang benar, varietas tersebut sangat cocok untuk ditanam pada kontur tanah layaknya di Taput, bahkan saya sendiri sudah melakukan penanaman dan upaya untuk peningkatan produksi bawang merah didaerah ini sangat memungkinkan, itu artinya bagi masyarakat yang memberi perhatian dengan bergiat menanamnya maka perekonomian warga akan lebih meningkat tidaklah mustahil”, jelasnya.

Dalam pengamatannya setelah berkunjung ke  UPT BBI Kutagadung Berastagi yang sudah memproduksi bawang merah jenis bali karet sungguh menggugah dan memicu semangatnya melihat keberhasilan dari pertanaman varietas bawang tersebut, kemudian dia termotivasi untuk berupaya menerapkan hal serupa termasuk bagi kalangan warga petani Taput .

Dikatakan, dari setiap lahan satu hektare tanaman petani mampu menuai hasil (panen) minimal tiga belas kali lipat, dimana usia panen sejak ditanam hanya berkisar 75 hari  atau hanya dua setengah bulan saja.

“Dan uji coba yang kita lakukan di Taput sungguh menggiurkan,dimana setiap kilogramnya bibit yang ditanam mampu berproduksi hingga 13 kali lipat. Itu merupakan hasil yang sangat menjanjikan buat para petani,” kata SEY Pasaribu.

Ia mengaku dirinya pun sudah merasakan hasil panen dari kebun bawang merah bali karetnya di Siborongborong yang sudah lima kali panen dengan produk 2-2,5 ton sekali panen. (Jas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *