Berita Pintas Pekanbaru

Buruknya Kinerja Polda Riau

Pekanbaru,PRESTASI REFORMASI.Com — Kinerja Polda Riau dinilai buruk. Hal ini disampaikan Joni kepada wartawan Surat Kabar PRESTASI REFORMASI dan Online PRESTASI REFORMASI.Com, baru-baru ini.

“Saya menilai kinerja Polda Riau sangat buruk karena kurang menanggapi laporan-laporan dari masyarakat dan dari kalangan masyarakat biasa, masyarakat yang tidak punya apa-apa,atau yang nggak punya uang untuk membayar pengacara/kuasa hukum,” ujar Joni.

Ia mengungkapkan contohnya, dia sudah melapor di Polda Riau pada tanggal 5 Oktober 2017, atas nama Joni Efendi, tetapi sampai sekarang belum juga ada tanggapan.

“Saya minta kepada polda Riau untuk tidak memilah-milah atau tidak mengulur- ulur waktu untuk menanggapi laporan masyarakat, seperti halnya yang saya alami,” harap Joni. (02-PB)

Kejari Pekanbaru Diminta Segera SP 21

Pekanbaru, PRESTASI REFORMASI.Com – Kepada wartawan PRESTASI REFORMASI Joni juga menyampaikan lambatnya kinerja Polsek Bukit Raya. Berkaitan dengan sejak diterimanya laporan dan udah dihadiri saksi-saksi, namun sampai sekarangbelum ada panggilan dari Kejari Pekanbaru .

Ia menyebutkan, semestinya sudah ada panggilan dari pihak Kejari Pekanbaru, karena pengaduan sudah disampaikan pada tanggal 25 Oktober 2017 lalu. Dan lp tanggal 15 Desember 2017 dan telah diproses saksi-saksi dan barang bukti sudah diserahkan dan menurut keterangan oleh penyidiknya udah cukup lengkap.

“Jadi saya harapkan segera;ah di-SP 21, sebab sampai sekarang belum ada tanda-tanda kasus yang saya laporkan itu ditindaklanjuti,” ujarnya. (02-PB)

Persimpangan Arengka dan
Marpoyan Rawan Kecelakaan

Pekanbaru, PRi – Setiap hari jam kerja atau hari libur, kondisi simpang empat Arengka dan simpang Marpoyan sangat macet karena pengendera tidak mematuhi lalu lintas.

Menurut pengamatan Surat kabar PRESTASI REFORMASI dan Online PRESTASI REFORMASI.Com, di kawasan tersebut pengendera motor dan mobil sering menerobos traffic light meskipun lampu merah dalam keadaan menyala.

Sejumlah warga pejalan kaki, mengaku sangat khawatir jika hendak menyeberang, takut terjadi kecelakaan tabrakan.

Disebutkan, para pengendera motor dan mobil nekad menerobos karena petugas polisi lalu lintas jarang mengawasi kawasan itu.

“Untuk itu, kami sangat mengharapkan kepada Satlantas Kapoltabes Pekanbaru untuk mengintruksikan anggotanya agar jaga bergantian dan tetap stand by di perempatan jalan tersebut, sehingga tercipta tertib lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar masyarakat di kawasan itu. (02-PB)

Dinas Perhubungan Pekanbaru Kurang Perhatian

Pekanbaru, PRi – Kawasan Simpang Tabek Gadang dan simpang empat Arengka sering terjadi kemacetan lalu lintas, karena mobil kontainer dan truk terlalu bebas masuk kota.

Padahal jalan khusus mobil-mobil kapasitas berat beroda lebih dari empat sudah ada jalurnya tersendiri dari jalan Pasir Putih masuk simpang Kubang Raya dan terus jalan simpang empat Panam tembus terminal Akab.

Tetapi tidak adanya petugas dinas perhubungan di simpang Arhanut Kubang menyebabkan mobil berat bebas keluar/masuk kota.

Untuk itum masyarakat yang bermukim di kawasan itu sangat berharap kepada Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru agar menurunkan anggotanya menertibkan lalu lintas dan sering mengawasi apakah mereka melaksanakan tugas dengan baik atau tidak di lapangan. (02-PB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *