FKM Tabagsel dan Warga Masyarakat Kota Padangsidimpuan Kembali Unjuk Rasa Tuntut Kecurangan Pilkades

Padangsidimpuan, PRESTASI RFEFORMASI.Com – Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Tabagsel dan Warga masyarakat Kota Padangsidimpuan Padangsidimpuan kembali melakukan unjuk rasa Ke Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Rabu belum lama ini.

Para unjuk rasa dikordinir kordinator Rahmad Kurniawan menilai Walikota Padangsidimpuan tergolong otoriter, untuk itu diminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padangsidimpuan untuk mengawal tuntutan kami.Jika perlu DPRD Kota Padangsidimpuan menyurati Ombusman dan Kementerian Dalam Negeri agar secara legalitas bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam orasinya juga diungkapkan dugaan maraknya politisasi, intervensi, keberagaman tata cara pencoblosan Surat Suara, money politik (politik uang) dan tidak adanya pengawasan dalam pelaksanaan Pilkades sehingga menjadi pesta Demokrasi tingkat desa yang dianggap cacat hukum formil maupun materil.

Kami segenap masyarakat desa dan mahasiswa menyampaikan petisi terbuka kepada Walikota dan Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan agar : Menjunjung tinggi supremasi Hukum serta amanah dan istiqomah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pejabat daerah, melakukan peninjauan kembali dan evaluasi terhadap hasil Pilkades di Kota Padangsidimpuan, menindaklanjuti serta secepatnya membentuk panitia khusus dalam upaya mengungkap tindak Kecurangan pemilihan kepala desa di Kota Padangsidimpuan

Dan melakukan pemanggilan terhadap panitia Pilkades terkait aspirasi yang kami sampaikan. Kami merupakan yang ingin menegakkan keadilan yang telah Bapak Ibu sahakan dalam Perda nomor 2 Tahun 2016 Kota Padangsidimpuan.

Tuntutan Para unjuk rasa dijawab anggota DPRD Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,SH dan mengatakan agar dikumpul bukti bukti untuk melakukan gugatan ke PTUN.

“Jangan masalah desa yang satu ke desa yang lain, seperti Contoh Masalah Desa Simasom ada 150 suara yang batal, sementara di Desa Rimba Soping yang bermasalah hanya 11 suara,: ujarnya. ( Nurhan ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *